Konsep Lego Dalam Membangun Sistem

Dalam beberapa minggu ini disibukkan dengan berbagai permintaan membangun aplikasi untuk smartphone istilahnya mobile apps. Beragam pola yang diminta, kalau dilihat sepintas seperti aplikasi yang berbeda-beda tapi ternyata hampir sama.

Perbedaan yang menyolok adalah mengenai tampilan, gui, graphical user interface. Ini hal yang paling lama menyita waktu, maklum menyangkut selera.

Perbedaan yang kedua adalah bagaimana cara untuk mengirim data ke aplikasi, push data. Bisa lewat OS atau pakai cara polling. Hampir semua permintaan menyatakan silahkan dipilih, bebas, yang terbaik saja.

Perbedaan yang ketiga adalah apakah data yang dikirim perlu dienkripsi. Jawaban yang didapat beda-beda. Artinya ya terserah. Biasanya kalau aplikasi yang ‘medsos’ tidak perlu, kalau menyangkut data sensitif ya harus.

Perbedaan yang keempat adalah bagaimana menangani data yang ada di aplikasi. Ini user biasanya angkat tangan, terserah, asal aman. Jadi pilihan terbaik adalah dibuat sesedikit mungkin data ada di aplikasi, sebanyak mungkin disimpan di server.

Kalau keempat hal tersebut sudah terdefinisikan, maka makin mudah untuk mengimplementasikan aplikasi tersebut. Jadi usahakan keempat hal tersebut didefinisikan sejelas mungkin dan jangan lupa tambahkan perencanaan yang baik.

Untuk mempercepat waktu pengembangan, ketiga hal terakhir dilakukan bersamaan sambil diskusi dengan user mengenai gui. Biasanya gui terdefinisikan, yang lainnya juga sudah selesai.

Jalan Kenangan

Hari Sabtu kemarin ada acara Halal bihalal ikatan alumni di kampus tercinta. Sayangnya, acara tersebut hanya dihadiri oleh 7 orang teman seangkatan, padahal acaranya cukup meriah dan menarik.

Acaranya menarik karena dikemas dengan baik, tidak terlalu serius tetapi banyak pesan serius yang disampaikan. Salut panitia yang telah berhasil mengemas acara tersebut dengan baik. Salut juga kepada pembawa acara Elfi dan Giso yang telah mencairkan suasana.
Continue reading Jalan Kenangan

Ammonia Fuel

Beberapa hari yang lalu saya sempat bertemu dan berdiskusi dengan sorang yang sangat ahli dalam bidang teknologi. Ada beberapa topik diskusi menarik yang sempat dibahas antara lain:

1. Penggunaan pupuk urea

Menurutnya penggunaan pupuk urea seharusnya mulai ditinggalkan karena berbahaya untuk kesuburan tanah. Sebagai penggantinya harus berbasis organik.

2. Penggunaan Amonia sebagai bahan bakar (ammonia fuel)

Kita semua tahu bahwa bahan bakar minyak semakin menipis cadangannya dan semakin mahal. Amonia (NH3) yang dicairkan pada tekanan sama dengan tekanan gas elpiji mampu menggantikan bensin dan solar. Selain lebih murah bahan bakar amonia (ammonia fuel) tidak menghasilkan gas CO2, jadi lebih hijau.

Continue reading Ammonia Fuel

Hardware or Software. Neither. (not) either

The question always come up on my mind, where is our advantages? Is it hardware or software? are we ready to face the global challenge to survive?

I think technology is like an art, you can not think just only based on logic. It needs human touch. Need proof? Okay you get bachelor degree, then master degree then doctor degree. Then what? It is the PhD (doctor of philosophy). Philosophy, mark the word. In the context of academic degrees, the term “philosophy” does not refer solely to the field of philosophy, but is used in a broader sense in accordance with its original Greek meaning, which is “love of wisdom”. Continue reading Hardware or Software. Neither. (not) either

simple man's mind